Klub raksasa Spanyol, Real Madrid, resmi mencetak sejarah baru dalam dunia sepak bola wanita setelah berhasil merampungkan transfer striker muda berbakat asal Swedia, Felicia Schroder. Berdasarkan laporan yang dirilis, Las Blancas bersedia menggelontorkan dana fantastis yang melampaui angka 1,3 juta euro (sekitar 1,14 juta poundsterling) untuk memboyong penyerang berusia 19 tahun tersebut dari klub asal Swedia, Hacken.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Nilai transfer yang luar biasa ini secara resmi menjadikan Felicia Schroder sebagai pemain termahal sepanjang sejarah sepak bola wanita dunia. Sebelum menjatuhkan pilihan ke ibu kota Spanyol, sang mesin gol remaja ini sempat menjadi buruan utama raksasa Inggris, Chelsea, yang sedang berburu penyerang baru setelah mereka dipastikan gagal mendaratkan Khadija Shaw dari Manchester City.
Menurut pantauan redaksi, ketertarikan klub-klub elite Eropa terhadap Felicia Schroder memuncak setelah sang striker tampil luar biasa sepanjang tahun 2025 bersama Hacken. Ia sukses melesakkan 30 gol dan menyumbang sembilan assist dari 26 pertandingan, serta membawa klubnya menjuarai kompetisi domestik Damallsvenskan dan ajang bergengsi UEFA Women's Europa Cup 2025-26.
Dalam sebuah wawancara eksklusif bersama GOAL awal tahun ini, Felicia Schroder sempat mengungkapkan pandangannya mengenai masa depannya. "Saya merasa, terutama bagi saya yang masih sangat muda, ini adalah tentang mengambil keputusan dan langkah yang tepat. Saya hanya memanfaatkan waktu saya dengan baik, berharap bisa mengambil keputusan yang benar dan tidak terburu-buru melakukan apa pun," ujar sang striker.
Dari pengamatan tim redaksi, kepindahan ke Real Madrid dipandang sebagai langkah taktis yang sangat ideal bagi perkembangan karier Felicia Schroder selanjutnya. Meskipun akan mendapatkan sorotan dan eksposur reguler di kompetisi tertinggi seperti Champions League, atmosfer di klub Spanyol tersebut dinilai memberikan tekanan yang relatif lebih ramah bagi proses kematangan pemain muda jika dibandingkan dengan klub besar Eropa lainnya.