Proses pembangunan kembali lini tengah Manchester United di bawah asuhan manajer Michael Carrick tampaknya memasuki fase krusial baru. Berdasarkan laporan dari jurnalis ternama Fabrice Hawkins, gelandang muda milik Lille, Ayyoub Bouaddi, kini menjadi target utama dan menarik minat serius dari sejumlah klub raksasa Eropa setelah performa impresifnya di Piala Dunia.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Pemain tengah yang baru berusia 18 tahun tersebut tidak lagi dipandang sekadar talenta menjanjikan dari Ligue 1, melainkan sosok yang dinilai mampu mengomandoi lini tengah untuk satu dekade ke depan. Selain Manchester United, klub-klub elite seperti Manchester City, Arsenal, dan Bayern Munich dilaporkan tengah memantau ketat situasi sang pemain.
Menurut jurnalis Fabrice Hawkins melalui akun media sosialnya, "Ayyoub Bouaddi sedang dipantau oleh Manchester City, Manchester United, Arsenal, dan Bayern Munich. Jika ia hengkang, Lille lebih memilih skema penjualan dengan peminjaman selama satu tahun agar sang pemain dapat melanjutkan perkembangannya di klub tersebut. Olivier Létang selaku presiden klub meminta harga antara €80 hingga €100 juta."
Dari pantauan redaksi, klausul peminjaman kembali selama satu musim ini berpotensi menjadi pisau bermata dua bagi Manchester United. Di satu sisi, struktur ini menguntungkan untuk investasi jangka panjang, namun di sisi lain, Setan Merah membutuhkan solusi instan sesegera mungkin di lini tengah guna menggantikan peran Casemiro yang kabarnya akan dilepas.
Dari pengamatan tim redaksi, profil Bouaddi yang memiliki tinggi 185 cm, tangguh secara fisik, dan matang secara taktik dinilai sangat cocok untuk berduet dengan Kobbie Mainoo. Kehadiran gelandang bertahan berbakat ini diyakini akan memberikan kebebasan bagi Mainoo untuk lebih kreatif dalam membangun serangan dan mendominasi lini tengah di kompetisi Premier League.