INGGRIS - Penjaga gawang internasional asal Inggris, Khiara Keating, dilaporkan telah menolak tawaran kontrak baru yang diajukan oleh klubnya, Manchester City. Keputusan ini diambil tepat saat kesepakatannya saat ini memasuki tahun terakhir. Pemain berusia 21 tahun itu menghabiskan musim lalu sebagai pilihan kedua di bawah mistar gawang, kalah bersaing dengan kiper asal Jepang, Ayaka Yamashita. Situasi ini memicu rumor kepindahannya dari sang juara bertahan Women's Super League (WSL) tersebut, terlebih setelah adanya ketertarikan dari beberapa klub rival di divisi yang sama.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan catatan performanya, Khiara Keating sebenarnya sempat menikmati masa keemasan yang luar biasa bersama Manchester City pada musim 2023-24. Saat masih remaja, ia berhasil menembus skuad utama sebagai kiper nomor satu dan menjadi pemenang Golden Glove WSL termuda dalam sejarah setelah mencatatkan sembilan clean sheet. Penampilan impresif tersebut bahkan membuatnya berhasil menembus skuad tim nasional wanita Inggris.
Namun, dari pantauan redaksi, kesempatan bermainnya justru kian menurun drastis pada musim-musim berikutnya. Pada kampanye WSL 2024-25, Khiara Keating hanya mencatatkan 12 penampilan sebagai starter, menurun dari 22 laga di tahun sebelumnya. Bahkan pada musim lalu, ia tercatat hanya tampil sebanyak empat kali sebagai starter di kompetisi liga. Minimnya menit bermain di level klub ini juga berdampak buruk pada karier internasionalnya, di mana ia sempat terdepak dari skuad Inggris asuhan Sarina Wiegman.
Menurut laporan BBC Sport, ketidakpastian mengenai masa depannya di Manchester City membuat opsi hengkang menjadi sangat realistis bagi sang pemain. Langkah ini dinilai penting demi mengembalikan posisinya di tim nasional menjelang bergulirnya Women's World Cup 2027. Saat diwawancarai bulan lalu mengenai situasinya, ia mengungkapkan kekecewaannya secara terbuka. "Ini sangat berat. Pada akhirnya semua orang ingin bermain, jadi tidak mendapatkan menit bermain sebanyak yang saya bisa di liga sedikit mengecewakan, tetapi selalu ada kesempatan lain," ujar Khiara Keating.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa Liverpool berpotensi menjadi destinasi baru bagi sang penjaga gawang muda berbakat ini. Klub berjuluk The Reds tersebut saat ini dipimpin oleh mantan manajer Manchester City, Gareth Taylor, sosok yang dahulu memberikan debut dan kepercayaan besar kepada Khiara Keating untuk bersinar di panggung tertinggi sepak bola wanita Inggris.