Ikon Barcelona Alexia Putellas dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan London City Lionesses setelah masa baktinya berakhir bersama raksasa Catalan tersebut. Pemenang Ballon d'Or dua kali ini siap merambah kompetisi Women's Super League (WSL) setelah menjalani karier legendaris selama 14 tahun di Spanyol.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan yang dihimpun, kepindahan ini mengejutkan banyak pihak karena sang gelandang kreatif lebih memilih berlabuh ke London ketimbang menerima deretan tawaran menggiurkan dari klub-klub Amerika Serikat. Langkah besar ini menandai babak baru dalam karier salah satu pesepak bola wanita terbaik dunia tersebut.
Menurut pantauan redaksi, kesepakatan bersejarah ini merupakan hasil langsung dari visi jangka panjang yang dirancang oleh pemilik miliarder London City Lionesses, Michele Kang. Pengusaha ambisius tersebut bertekad kuat untuk mengubah waralaba Inggris miliknya menjadi kekuatan dominan di panggung Women's Champions League.
London City Lionesses sendiri menyudahi musim debut mereka di kasta tertinggi dengan finis di peringkat keenam, sehingga melewatkan posisi tiga besar yang menjadi syarat kualifikasi Eropa. Kendati klub tersebut masih dalam tahap perkembangan, rencana besar Kang untuk membangun fasilitas latihan mutakhir menjadi daya tarik tersendiri bagi Putellas.
Dari pengamatan tim redaksi, Putellas memanfaatkan kepindahan profil tinggi ini sebagai persiapan optimal menyongsong Piala Dunia 2027 dan Olimpiade 2028. Memasuki lingkungan kompetitif WSL memungkinkan juara Piala Dunia 2023 tersebut untuk sengaja keluar dari zona nyaman yang telah dinikmatinya selama belasan tahun.
Untuk mempermudah transisi taktis di London, manajemen klub kabarnya juga sedang mendekati langkah besar lainnya di bursa transfer. London City Lionesses dilaporkan segera merekrut bek kelas dunia Mapi Leon, yang akan menyatukan kembali Putellas dengan mantan rekan setimnya di Barcelona.
Putellas meninggalkan Catalonia setelah memimpin Barcelona meraih quadruple domestik dan Eropa untuk kedua kalinya secara berturut-turut, dengan torehan 21 gol dan 13 assist musim lalu. Mengoleksi 232 gol sepanjang kariernya bersama Barca, ia mengukuhkan legasinya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah tim wanita, hanya kalah dari Lionel Messi di level klub secara keseluruhan.
Kegemilangan individunya yang tanpa henti membuahkan penghargaan Ballon d'Or dan FIFA "The Best" berturut-turut pada tahun 2021 dan 2022, sekaligus mendefinisikan ulang standar sepak bola wanita modern. Sementara Barcelona dipastikan tetap menjadi penantang gelar di Eropa, Putellas kini mengalihkan fokus legendarisnya untuk mereplikasi kesuksesan elit tersebut di Inggris.