Tim nasional Jerman secara mengejutkan harus angkat koper lebih awal dari gelaran Piala Dunia 2026 setelah ditundukkan oleh Paraguay lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-3. Berdasarkan jalannya laga di Foxborough, kedua tim sempat bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu selesai, sebelum akhirnya nasib tragis menimpa armada Die Mannschaft.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pantauan redaksi, Jerman sebenarnya tampil sangat dominan sepanjang pertandingan dengan menguasai 75 persen penguasaan bola serta melepaskan 21 tembakan berbanding 7 milik Paraguay. Skuad asuhan Julian Nagelsmann bahkan sempat mengira telah mengunci kemenangan di babak perpanjangan waktu ketika Jonathan Tah berhasil menyundul bola hasil sepak pojok Nathaniel Brown, namun gol tersebut dianulir oleh wasit.
Kekalahan ini memicu sorotan tajam bagi sejumlah pemain bintang, termasuk Jonathan Tah yang dinilai mengalami momen dari pahlawan menjadi pecundang setelah gagal mengeksekusi penalti krusial. Penampilan lini tengah Jerman yang dikomandoi Felix Nmecha dan Aleksandar Pavlovic juga mendapat kritik keras karena dianggap tampil buruk dan gagal meredam pergerakan pemain Paraguay, Enciso, yang mencetak gol pembuka.
Di lini serang, Kai Havertz dan Florian Wirtz menjadi sedikit dari pemain Jerman yang tampil impresif dengan mendapatkan rating 7/10 setelah kombinasi keduanya membuahkan gol penyeimbang bagi Jerman. Sebaliknya, striker Deniz Undav yang dipercaya tampil sejak menit awal justru tampil melempem dan terisolasi di lini depan sebelum akhirnya digantikan oleh Jamal Musiala.
Dari pengamatan tim redaksi, hasil buruk ini menempatkan posisi sang pelatih, Julian Nagelsmann, dalam ancaman pemecatan yang sangat besar. Meski masih menyisakan kontrak dua tahun, kegagalannya meramu strategi yang efektif untuk menembus pertahanan rapat Paraguay membuat juru taktik muda ini dinilai "seperti orang mati yang sedang berjalan" di kursi kepelatihan timnas.