Persaingan perebutan gelar Ballon d'Or 2026 kini terasa sangat terbuka bagi banyak pemain papan atas dunia dalam hampir 20 tahun terakhir. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, berakhirnya era dualisme antara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo membuat setiap pemain kini memulai kompetisi dengan keyakinan penuh bahwa mereka memiliki peluang yang sama untuk mengklaim penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola tersebut. Ousmane Dembele, yang sempat bangkit dari cedera panjang untuk memenangkan Bola Emas pada tahun 2025, kembali bersaing ketat tahun ini di tengah kepungan para kandidat kuat lainnya.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dari pantauan redaksi, nama mega bintang Lionel Messi secara mengejutkan kembali mencuat ke daftar teratas setelah berhasil membawa Inter Miami menjuarai MLS Cup untuk pertama kalinya. Menurut data performa musim 2025-26, pemain berjuluk La Pulga tersebut tampil luar biasa dengan torehan 44 gol dan 30 asis, serta memimpin perebutan Sepatu Emas di Piala Dunia dengan memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen. Jika ia berhasil membawa Argentina mempertahankan gelar global mereka di Amerika Utara, peluang Messi untuk menambah koleksi Bola Emas kesembilannya akan terbuka lebar.
Di sisi lain, bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, menjadi favorit utama dari kalangan pemain muda yang diprediksi mampu mencatatkan sejarah baru. Menurut sejumlah pengamat, pemain remaja ini berpeluang besar menjadi pesepak bola pertama di bawah usia 21 tahun yang memenangkan penghargaan ini setelah membawa klubnya menjuarai La Liga. Meskipun sempat mengalami kendala kebugaran di akhir musim domestik, penampilannya yang menentukan bersama Spain di laga final Piala Dunia hari Minggu nanti dipastikan akan menjadi faktor penentu utama.
Sementara itu, striker andalan Bayern Munich, Harry Kane, harus menerima kenyataan bahwa peluangnya sedikit terpukul meskipun ia berhasil menghapus kutukan tanpa trofi dengan memenangkan Bundesliga, DFB-Pokal, dan DFL-Supercup. Berdasarkan catatan statistik, Kane tampil sangat mengerikan dengan mencetak 73 gol dan delapan asis di semua kompetisi. Namun, kegagalan bersama England di babak semifinal Piala Dunia membuat pintu persaingan kembali terbuka lebar bagi para rivalnya untuk menyalip di tikungan akhir.
Persaingan ketat ini juga diramaikan oleh deretan gelandang dan penyerang elite Eropa seperti Kylian Mbappe dari Real Madrid, serta trio Paris Saint-Germain yaitu Vitinha, Khvicha Kvaratskhelia, dan Ousmane Dembele yang sukses mengawinkan gelar Champions League dan Ligue 1. Dengan final Piala Dunia yang sudah di depan mata, para juri dipastikan akan menghadapi tugas berat dalam menentukan siapa yang paling layak berdiri di podium tertinggi pada malam penganugerahan Ballon d'Or bulan Oktober mendatang.