Klub Premier League, Newcastle United, dilaporkan tengah berada dalam jalur yang tepat untuk mengamankan tanda tangan gelandang berbakat, Johan Manzambi. Jika segala proses berjalan sesuai dengan rencana bagi kubu The Magpies, pemain muda asal Swiss tersebut akan menandatangani kontrak jangka panjang setelah gelaran Piala Dunia usai.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Sebelum menderita cedera lutut menjelang kemenangan adu penalti Swiss atas Kolombia di babak 16 besar, penampilan Manzambi sukses mencuri perhatian sepanjang turnamen. Dari pantauan redaksi, pemain berusia 20 tahun tersebut berhasil membukukan catatan impresif dengan torehan tiga gol dan dua assist hanya dalam empat penampilan bersama tim nasionalnya.
Florian Forst, seorang pakar pemandu bakat dari situs sepak bola Jerman Kickfieber.de, mengaku telah mengikuti perkembangan sang pemain selama beberapa tahun terakhir. Menurut pengamatannya, talenta yang dimiliki oleh gelandang milik SC Freiburg tersebut dinilai sangat luar biasa tinggi.
"Langkah awalnya naik ke level sepak bola senior bukanlah sebuah kejutan, begitu pula dengan debut Bundesliga yang ia jalani pada usia 18 tahun pada musim sebelum lalu. Pemain muda Swiss ini bersinar bahkan di tahap awal kariernya; para penggemar Newcastle dapat menantikan permata sejati di lini tengah," ujar Forst kepada Bulinews.com.
Berdasarkan penjelasan Forst mengenai atribut sang pemain, Manzambi digambarkan sebagai gelandang serbabisa yang utamanya beroperasi dengan peran box-to-box. Pemain ini dikenal memiliki etos kerja yang tinggi serta kehadiran fisik yang sangat kuat di lapangan pertandingan.
"Di Bundesliga, pergerakannya kadang-kadang bahkan ditakuti; berkat kekuatan, kontrol bola yang rapat, kelincahan, dan kemampuannya untuk bertahan, ia sering kali menembus tekel dan menjelajahi area yang luas. Konsekuensinya, ia menjadi salah satu pemain terbaik di posisinya musim lalu dalam hal membawa bola ke depan," tambah Forst seraya memuji kontribusi ofensifnya.
Lebih lanjut, Forst menilai Manzambi juga sangat mengesankan lewat akurasi umpannya yang bersih, termasuk operan-operan cerdas kepada rekan setimnya. Berdasarkan pengamatan tim redaksi terhadap gaya bermainnya, sang gelandang selalu menjaga pandangannya tetap tegak dan jarang melewatkan momentum untuk mengoper kepada rekan yang berada di posisi lebih menguntungkan.
Meski demikian, Forst percaya masih ada beberapa aspek dari permainan pemuda 20 tahun itu yang perlu ditingkatkan lagi. Di antaranya adalah akurasi umpan ke depan yang dinilai masih bisa diasah kembali agar dirinya mampu bertransformasi menjadi pemain yang jauh lebih lengkap dan kompetitif.
"Ia juga perlu mematangkan penempatan posisi bertahannya dan harus menunjukkan kualitasnya secara lebih konsisten jika ia ingin memantapkan dirinya sebagai pemain inti di liga sekeras Premier League," pungkas Forst memberikan analisis mendalam.
Secara keseluruhan, publik St James" Park diyakini memiliki alasan kuat untuk menyambut gembira kedatangan sang pemain. Jika Manzambi mampu terhindar dari cedera kambuhan dan tetap membumi untuk terus belajar seperti saat membela SC Freiburg, kehadirannya diprediksi akan menyuguhkan tontonan magis yang luar biasa di kompetisi sepak bola Inggris.