Menurut laporan dari Bulinews, dua gol yang dilesakkan oleh Nicolas Pépé di masing-masing babak berhasil mengantarkan Côte d'Ivoire meraih tiket kelolosan pertama kalinya sepanjang sejarah ke babak gugur Piala Dunia. Keberhasilan tim berjuluk The Elephants ini dipastikan setelah mereka sukses menundangkan perlawanan sengit dari Curaçao.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan jalannya pertandingan, gol pembuka yang sangat krusial lahir pada menit ketujuh. Pemain sensasional milik RB Leipzig, Yan Diomandé, menjadi arsitek di balik gol tersebut dengan memberikan assist matang yang mampu dikonversi dengan sempurna oleh Nicolas Pépé untuk membawa Côte d'Ivoire memimpin sejak dini.
Dari pantauan redaksi, kekuatan Côte d'Ivoire semakin solid di paruh kedua pertandingan. Winger Hoffenheim, Bazoumana Touré, serta Elye Wahi—striker yang menghabiskan paruh kedua musim lalu sebagai pemain pinjaman di Nice dari Eintracht Frankfurt—turut andil di atas lapangan setelah diturunkan untuk bermain pada seperempat akhir laga guna mengamankan kemenangan.
Dari pengamatan tim redaksi, Côte d'Ivoire memastikan diri melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up grup, menyusul jejak dua wakil Afrika lainnya, Morocco dan South Africa, yang sudah lebih dulu lolos pada hari Rabu. Di grup yang sama, Ecuador juga dipastikan melangkah ke fase berikutnya setelah secara mengejutkan membalikkan keadaan dan menang atas sang juara grup, Germany.
Sebaliknya, catatan historis penampilan perdana Curaçao di ajang Piala Dunia resmi berakhir setelah laga ini. Perjuangan keras tim debutan tersebut harus terhenti di fase grup dengan hanya mampu mengemas satu poin dan mencetak satu gol sepanjang turnamen bergengsi ini berlangsung.