Tim nasional Meksiko baru saja menyaksikan lahirnya bintang baru dalam diri Gilberto Mora sekaligus merayakan akhir karier gemilang sang legenda, Guillermo Ochoa. Berdasarkan hasil pertandingan terakhir fase grup, El Tri sukses mengamankan kemenangan telak 3-0 atas Republik Ceko di Estadio Azteca.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut catatan sejarah sepak bola mereka, ini adalah kali pertama Meksiko berhasil menyelesaikan babak penyisihan grup Piala Dunia dengan mengoleksi sembilan poin sempurna. Pelatih kepala Javier "Vasco" Aguirre kini berhasil membawa timnya berada dalam kondisi terbaik menjelang bergulirnya babak gugur.
Dari pantauan redaksi, lini pertahanan Meksiko tampil sangat solid sepanjang laga. Penjaga gawang Raúl Rangel tampil apik dalam distribusi bola, sementara bek kiri Mateo Chávez sukses menyumbang gol pembuka berkat keagresifannya. Bek tengah Israel Reyes juga tampil tenang di tengah rumor ketertarikan klub raksasa Italia, AS Roma.
Sektor tengah El Tri dipimpin dengan baik oleh Edson Álvarez yang memberikan keseimbangan dan kontrol permainan. Di sisi lain, Gilberto Mora yang memecahkan rekor sebagai starter termuda Meksiko di Piala Dunia tampil memukau dengan umpan-umpan kreatifnya setelah sempat canggung di menit-menit awal pertandingan.
Pada lini serang, Julián Quiñones berhasil mencetak gol keduanya di turnamen ini untuk memperlebar keunggulan. Keberhasilan Meksiko ditutup oleh gol pemain pengganti Álvaro Fidalgo yang memanfaatkan menit bermainnya dengan maksimal setelah sempat dicadangkan pada laga sebelumnya melawan Korea Selatan.
Momen paling emosional terjadi ketika Guillermo Ochoa masuk ke lapangan dan menerima apresiasi luar biasa berupa "standing ovation" dari seisi Estadio Azteca. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa laga ini menjadi panggung perpisahan yang manis bagi sang kiper legendaris setelah melewati enam edisi Piala Dunia.
Pelatih Javier Aguirre mendapatkan pujian luar biasa atas strategi rotasi dan manajemen emosi tim yang dinilai mendekati sempurna. Di bawah arahannya, Meksiko tidak hanya menyapu bersih kemenangan tetapi juga sukses menjaga gawang mereka tetap bersih tanpa kebobolan satu gol pun di fase grup.