Pertandingan terakhir Grup D Piala Dunia 2026 menyajikan rotasi besar-besaran saat tim nasional United States berhadapan dengan Türkiye. Laga yang berlangsung di tengah atmosfer kompetisi akbar ini menjadi momen penting bagi kuartet pemain yang merumput di kompetisi Bundesliga Jerman. Keempat pemain tersebut mendapatkan kesempatan berharga dari masing-masing pelatih untuk tampil sejak menit awal pertandingan.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan jalannya turnamen, United States yang dilatih oleh Mauricio Pochettino sudah dipastikan lolos ke babak sistem gugur setelah meraih kemenangan meyakinkan atas Paraguay dan Australia. Sebaliknya, Türkiye asuhan Vincenzo Montella harus menerima kenyataan tersingkir lebih awal setelah menelan dua kekalahan beruntun akibat kegagalan memaksimalkan sejumlah peluang emas di lini depan.
Menurut susunan pemain resmi yang dirilis sebelum pertandingan, duo penggawa Borussia Mönchengladbach, Joe Scally dan Gio Reyna, dipercaya tampil sebagai starter untuk pertama kalinya bagi skuad USMNT. Sementara itu, bintang Bayer Leverkusen, Malik Tillman, sengaja diistirahatkan oleh Pochettino setelah tampil gemilang secara beruntun pada dua pertandingan awal fase grup.
Dari pantauan redaksi, ban kapten tuan rumah malam itu disematkan kepada gelandang pekerja keras Weston McKennie. Pemain serbabisa yang merupakan mantan penggawa Schalke tersebut mencatatkan rekor impresif sebagai satu-satunya nama yang selalu dipercaya mengisi susunan sebelas pertama United States dalam seluruh tiga pertandingan di fase grup.
Di kubu lawan, perombakan formasi juga terlihat jelas dilakukan oleh tim nasional Türkiye. Berdasarkan laporan taktis di lapangan, bek Hoffenheim Ozan Kabak dan gelandang Salih Özcan yang kini berstatus bebas transfer setelah kontraknya habis di Borussia Dortmund, langsung dipasang untuk memperkuat organisasi permainan sejak sepak mula.
Menurut pengamatan tim redaksi, keputusan Montella untuk tetap mencadangkan penyerang muda Eintracht Frankfurt, Can Uzun, sempat memicu pertanyaan karena sang pemain baru mengemas 30 menit bermain sepanjang turnamen. Kendati demikian, Türkiye tetap tampil percaya diri dengan mengandalkan poros kreativitas pada diri Arda Güler untuk mengimbangi agresivitas sang tuan rumah.