Jose Mourinho menetapkan lini pertahanan pilihan utamanya di Real Madrid hanya dalam dua pertandingan awal kompetisi musim 2026 2027. Racikan anyar di lini belakang ini langsung menyita perhatian publik sepak bola setelah sang pelatih menunjukkan formasi pakem pilihannya.
Kombinasi pemain belakang yang terdiri dari Denzel Dumfries, Ibrahima Konate, Dean Huijsen, dan Marc Cucurella diprediksi bakal menjadi andalan utama Los Blancos musim ini. Tiga dari empat nama tersebut merupakan rekrutan anyar yang langsung mendominasi susunan pemain utama klub ibu kota Spanyol.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBEDalam laga tengah pekan menghadapi Real Sociedad, Mourinho sempat menurunkan Alvaro Carreras di posisi bek kiri sebelum akhirnya menariknya keluar pada paruh waktu. Pergantian tersebut dilakukan lantaran Carreras telah mengantongi kartu kuning pada babak pertama pertandingan.
Meski demikian, masuknya Marc Cucurella di paruh kedua memberikan gambaran jelas mengenai komposisi empat bek sejajar yang bakal diandalkan sepanjang musim ini. Antonio Rudiger maupun Eder Militao masih menjadi opsi pelapis di posisi bek tengah.
Transformasi Total Lini Belakang Real Madrid
Kehadiran para pemain baru ini memberikan dimensi berbeda bagi permainan Real Madrid di bawah arahan pelatih berpengalaman asal Portugal tersebut. Skuad Los Blancos kini dinilai memiliki fondasi pertahanan yang jauh lebih solid untuk menghadapi laga-laga besar.
Denzel Dumfries secara mengejutkan mampu menggeser posisi Trent Alexander-Arnold sebagai pilihan utama di sektor bek kanan. Penampilan impresif mantan pemain Inter Milan itu membuatnya dipercaya tampil konsisten mengawal sisi pertahanan.
Keberadaan Marc Cucurella di sisi kiri memungkinkan Real Madrid untuk menerapkan garis pertahanan yang jauh lebih tinggi. Hal ini membuat skuad asuhan Mourinho mampu menekan lawan langsung di area pertahanan lawan secara efektif.
Statistik dari pertandingan menunjukkan kontribusi signifikan dari lini belakang, di mana Dean Huijsen mencatatkan akurasi operan hingga 95,8 persen. Sementara itu, Ibrahima Konate dan Cucurella sama-sama menjadi pencatat tekel sukses terbanyak dalam laga tersebut.