Sebagaimana diwartakan oleh media Vanguardia, akhir pekan Grand Prix Formula 1 di Sirkuit Zandvoort diwarnai dengan dominasi pebalap asal Inggris serta nasib sial yang menimpa wakil Meksiko. George Russell tampil perkasa untuk mengamankan kemenangan dalam sesi Sprint, sementara Lando Norris sukses merebut pole position untuk balapan utama.
Mengutip laporan media tersebut, Russell berhasil mengonversi posisi start terdepannya menjadi kemenangan mutlak dalam balapan 24 putaran yang diwarnai rintangan cuaca hujan. Pebalap tim Mercedes itu mengendalikan jalannya lomba dengan sempurna dan menyentuh garis finis pertama dengan catatan waktu 30 menit 25,318 detik untuk mengamankan delapan poin penting.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBESementara itu, Lando Norris harus puas finis di posisi ketiga pada sesi Sprint setelah sempat disalip oleh Charles Leclerc dari tim Ferrari yang menggunakan ban lunak. Kendati demikian, Norris membayar tuntas kegagalannya tersebut beberapa jam kemudian pada sesi kualifikasi resmi dengan mencatatkan waktu 1 menit 11,163 detik untuk merebut pole position ke-18 sepanjang kariernya di ajang Formula 1.
Di sisi lain, penderitaan besar justru dirasakan oleh Checo Perez yang memperkuat tim Cadillac. Pebalap asal Guadalajara tersebut harus mendapati akhir pekan yang berjalan di luar harapan akibat kendala teknis pada sistem kemudi serta masalah hidrolik yang mendera mobilnya sejak sesi pagi.
Berdasarkan laporan, masalah tersebut memaksa tim melakukan perbaikan darurat di pit lane dan membuat Perez tertinggal jauh hingga finis di posisi ke-21 pada sesi Sprint. Situasi semakin memburuk ketika ia harus tersingkir di sesi Q1 kualifikasi utama dan terpaksa memulai balapan dari posisi paling buncit di barisan belakang.
Menanggapi hasil pahit tersebut, Perez menyatakan bahwa berbagai perubahan setelan yang diterapkan pada mobilnya selepas sesi Sprint justru membuatnya kehilangan daya saing. Meskipun demikian, ia tetap bertekad untuk bangkit dan memberikan perlawanan maksimal saat melakoni balapan utama GP Paises Bajos yang akan berlangsung sepanjang 72 putaran.