Pesenam ritmik kebanggaan Italia Sofia Raffaeli mengalami insiden kecelakaan lalu lintas di ruas autostrada A14 saat perjalanan pulang usai tampil di kejuaraan dunia Mondiali Francoforte. Peristiwa yang melibatkan kendaraan pengangkut federasi dan sebuah truk tersebut terjadi di antara wilayah Forlì dan Cesena.
Peraih medali perunggu dunia yang duduk di kursi bagian belakang kendaraan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Berdasarkan pemeriksaan tim dokter, atlet berusia 22 tahun asal Chiaravalle itu hanya mengalami luka gores ringan pada bagian lengan.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBEProses perawatan medis berlangsung sangat cepat sehingga pihak rumah sakit langsung mengizinkannya pulang tanpa harus menjalani rawat inap lebih lama. Kondisi kesehatannya yang sudah pulih total membuat peraih prestasi gemilang ini tidak memerlukan waktu istirahat yang panjang.
Setibanya di Italia, ia langsung kembali mendatangi pusat latihan di Fabriano, Ancona, untuk bertemu dengan rekan seTim dan jajaran pengurus klub. Kehadirannya disambut hangat sekaligus menjadi suntikan semangat bagi para atlet muda yang berlatih di tempat tersebut.
Kembali ke Tempat Latihan Usai Jalani Perawatan Medis
Dalam waktu dekat, sang juara rencananya akan segera memulai kembali program latihan fisik secara bertahap guna menghadapi berbagai kejuaraan internasional mendatang. Semangat tinggi yang ditunjukkannya membuktikan dedikasi luar biasa terhadap dunia olahraga yang telah membesarkan namanya.
Aktivitas latihan di pusat kebugaran Fabriano kembali diramaikan oleh kehadiran Sofia Raffaeli setelah insiden kecelakaan yang sempat mengejutkan publik olahraga. Sambutan hangat diberikan oleh para kolega serta pelatih saat ia menginjakkan kaki kembali di arena latihan.
Pengalaman kurang menyenangkan di jalan raya tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk segera kembali fokus pada karier profesional sebagai pesenam ritmik elit. Dukungan penuh dari keluarga serta Federginnastica juga terus mengalir demi memastikan kondisi mentalnya tetap terjaga dengan baik.
Program latihan pemulihan fisik langsung disusun oleh tim pelatih agar tubuhnya bisa beradaptasi kembali dengan beban latihan harian yang cukup tinggi. Konsistensi dalam menjaga performa puncak menjadi prioritas utama guna menghadapi persaingan ketat di level internasional.