Ajang 1987 NBA playoffs merupakan turnamen postseason penutup musim 1986-1987 yang menyuguhkan banyak drama serta momen bersejarah bagi para penggemar bola basket dunia. Perhelatan akbar ini berhasil mencapai puncaknya ketika tim wilayah barat Los Angeles Lakers sukses menundukkan wakil wilayah timur Boston Celtics.
Dalam seri final yang berjalan sengit, Los Angeles Lakers mengunci kemenangan dengan keunggulan 4-2 atas Boston Celtics. Keberhasilan tersebut sekaligus mengantar Los Angeles Lakers merengkuh titel juara NBA yang kesepuluh sepanjang sejarah klub kebanggaan California tersebut.
RELATED STORIES
Berlangganan Berita Bola & Basket Terbaru
Dapatkan update pertandingan, hasil skor, transfer pemain, dan analisis Liga Inggris, Spanyol, Jerman, NBA & Internasional langsung di inbox Anda. Konten eksklusif dan gratis untuk penggemar olahraga!
SUBSCRIBEPenampilan gemilang sepanjang seri pemungkas juga membawa bintang utama Los Angeles Lakers yakni Magic Johnson dinobatkan sebagai NBA Finals MVP. Catatan luar biasa ini menorehkan rekor tersendiri karena menjadi kali ketiga bagi sang pemain meraih penghargaan bergengsi tersebut.
Di sisi lain, bagi Boston Celtics, kekalahan di partai puncak kala itu menandai penampilan terakhir mereka di babak final sebelum akhirnya kembali menjejakkan kaki di panggung serupa pada tahun 2008. Perjalanan kompetisi musim tersebut benar-benar meninggalkan memori mendalam bagi para penikmat olahraga basket.
Dominasi Los Angeles Lakers dan Catatan Rekor Bersejarah
Selain kejayaan Los Angeles Lakers, rangkaian 1987 NBA playoffs turut diwarnai oleh berbagai rekor individu maupun pencapaian impresif dari tim-tim partisipan lainnya. Salah satu momen paling ikonik dicatatkan oleh pemain Golden State Warriors yakni Sleepy Floyd saat menghadapi perempat final wilayah.
Sleepy Floyd secara luar biasa membukukan rekor playoff dengan mencetak 39 poin pada paruh kedua pertandingan melawan Los Angeles Lakers, termasuk 29 poin yang dikemas hanya pada kuarter keempat. Catatan fantastis tersebut bahkan masih bertahan hingga era modern saat ini.
Sementara itu, persaingan ketat di wilayah timur juga mempertemukan tim-tim besar seperti Detroit Pistons dan Chicago Bulls yang sama-sama menunjukkan taringnya di fase gugur. Pertarungan antarbintang lapangan seperti Larry Bird, Michael Jordan, hingga Isiah Thomas semakin memanaskan tensi kompetisi.
Secara keseluruhan, rekapitulasi turnamen musim 1987 tetap dikenang sebagai salah satu era keemasan bola basket profesional Amerika Serikat yang melahirkan banyak legenda hidup di atas lapangan.